{"id":3056,"date":"2007-10-10T07:52:37","date_gmt":"2007-10-10T07:52:37","guid":{"rendered":"\/bacalah_al_quran_untuk_rasa_terkejut_mengasyikkan\/"},"modified":"2011-08-10T19:05:58","modified_gmt":"2011-08-10T11:05:58","slug":"bacalah_al_quran_untuk_rasa_terkejut_mengasyikkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/bacalah_al_quran_untuk_rasa_terkejut_mengasyikkan\/","title":{"rendered":"Bacalah Al-Quran untuk Rasa &#8216;Terkejut&#8217; Mengasyikkan"},"content":{"rendered":"<p>Apabila seorang beriman itu membaca ayat Allah, akan bertambah imannya. Apakah realiti iman yang bertambah? Iman itu akan menbina &#8216;detakan&#8217; dan &#8216;kejutan&#8217; pada diri sehingga seseorang itu akan tersungkur sujud atau tunduk diam merasakan kebesaran Allah.\u00a0 Malah &#8216;kejutan&#8217; itu juga berlaku pada individu bukan Islam. Itulah yang terjadi kepada musyrik Mekah yang mendengar bacaan al-Quran dari Nabi Muhammad. Atas dasar itu, kalau anda ingin membaca al-Quran, pastikan anda mengharapkan &#8216;detakan-detakan&#8217; dan &#8216;kejutan-kejutan&#8217; yang mengasyikkan ini. Pastinya ia melibatkan nilai intelek dan emosi sehingga kita mampu beriman kepada Allah dengan sebenar-benarnya.<!--more-->Bagaimanakah ini boleh berlaku? Apakah tindakan yang perlu diambil bagi memastikan kita mampu mengecapi &#8216;kejutan&#8217; yang mengasyikkan ini? Kalau Archimedes, beliau mengucapkan &#8216;Eureka&#8217;. Eureka bermaksud &#8216;I found it&#8217; adalah kepuasan personal. Ia mungkin sekali sekala berlaku kerana diri sendiri amat lemah untuk &#8216;bertemu&#8217; satu teori baru. Namun kalau kita mencari &#8216;teori baru dari Allah&#8217; yang mungkin orang lain sudah maklumi atau tidak, peluang ini lebih besar dan menggiurkan bagi individu yang faham kehebatan dan keluasan ilmu Allah.<\/p>\n<p>Kepuasan yang dilambangkan oleh orang beriman tertera pada kata-kata Subhanallah atau Masya Allah yang diucapkan setelah melihat kebesaran dan &#8216;terkejut&#8217; dengan ayat ALlah. Beberapa tips untuk memastikan diri bersedia untuk mendapat hadiah &#8216;kejutan&#8217; yang mengasyikkan ini:<\/p>\n<ol>\n<li>Dalami ilmu bahasa Arab<\/li>\n<li>Dalami tafsir al-Quran<\/li>\n<li>Dekati alim ulama samada khusus pada jurusan agama atau jurusan umum yang mampu mengaitkan dengan kalamullah al-Quran.<\/li>\n<li>Elakkan dari berbuat maksiat atau dalam keadaan dosa yang berpanjangan (fasiq)<\/li>\n<li>Bacalah dengan nama Tuhan<\/li>\n<\/ol>\n<p>Begitulah antara tips untuk kita menuju kepada pertambahan iman apabila membaca ayat-Nya. Iman tidak akan bertambah selagi kita tidak dikejutkan dari lamunan hidup yang menipu atau <em>ghurur <\/em>ini.<\/p>\n<p>Allahu a&#8217;lam<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apabila seorang beriman itu membaca ayat Allah, akan bertambah imannya. Apakah realiti iman yang bertambah? Iman itu akan menbina &#39;detakan&#39; dan &#39;kejutan&#39; pada diri sehingga seseorang itu akan tersungkur sujud atau tunduk diam merasakan kebesaran Allah.&nbsp; Malah &#39;kejutan&#39; itu juga berlaku pada individu bukan Islam. Itulah yang terjadi kepada musyrik Mekah yang mendengar bacaan al-Quran dari Nabi Muhammad. Atas dasar itu, kalau anda ingin membaca al-Quran, pastikan anda mengharapkan &#39;detakan-detakan&#39; dan &#39;kejutan-kejutan&#39; yang mengasyikkan ini. Pastinya ia melibatkan nilai intelek dan emosi sehingga kita mampu beriman kepada Allah dengan sebenar-benarnya.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6606,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout"},"categories":[120,127],"tags":[],"series":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3056"}],"collection":[{"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3056"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3056\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3962,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3056\/revisions\/3962"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6606"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3056"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3056"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3056"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/series?post=3056"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}