{"id":2903,"date":"2006-10-16T06:30:31","date_gmt":"2006-10-16T06:30:31","guid":{"rendered":"\/dengan_mengingati_allah_\/"},"modified":"2011-06-12T22:34:07","modified_gmt":"2011-06-12T22:34:07","slug":"dengan_mengingati_allah_","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/dengan_mengingati_allah_\/","title":{"rendered":"Dengan mengingati Allah&#8230;"},"content":{"rendered":"<p> Ibadah dan keimanan kepada Allah memiliki lebih banyak pengaruh baik <br \/> pada kesehatan manusia daripada keimanan kepada apa pun yang lain. <br \/> Dalam sebuah pengkajian yang diterbitkan dalam International Journal <br \/> of Psychiatry in Medicine, sebuah sumber ilmiah penting di dunia <br \/> kedokteran, dilaporkan bahwa orang yang mengaku dirinya tidak <br \/> berkeyakinan agama menjadi lebih sering sakit dan mempunyai masa <br \/> hidup lebih pendek. Menurut hasil penelitian tersebut, mereka yang <br \/> tidak beragama berpeluang dua kali lebih besar menderita penyakit <br \/> usus-lambung daripada mereka yang beragama, dan tingkat kematian <br \/> mereka akibat penyakit pernapasan 66% lebih tinggi daripada mereka <br \/> yang beragama.<\/p>\n<p> Para pakar psikologi yang sekuler cenderung merujuk angka-angka <br \/> serupa sebagai &quot;dampak kejiwaan&quot;. Ini berarti bahwa keyakinan agama <br \/> meningkatkan semangat orang, dan hal ini berpengaruh baik pada <br \/> kesehatan. Penjelasan ini mungkin sungguh beralasan, namun sebuah <br \/> kesimpulan yang lebih mengejutkan muncul ketika orang-orang tersebut <br \/> diperiksa. Keimanan kepada Allah jauh lebih kuat daripada pengaruh <br \/> kejiwaan apa pun. Penelitian yang mencakup banyak segi tentang <br \/><!-- D([\"mb\",\"nhubungan antara keyakinan agama dan kesehatan jasmani yang dilakukan <br \/>noleh Dr. Herbert Benson dari Fakultas Kedokteran Harvard telah <br \/>nmenghasilkan kesimpulan yang mencengangkan di bidang ini. Walaupun <br \/>nbukan seorang yang beragama, Dr. Benson telah menyimpulkan bahwa <br \/>nibadah dan keimanan kepada Allah memiliki lebih banyak pengaruh baik <br \/>npada kesehatan manusia daripada keimanan kepada apa pun yang lain. <br \/>nBenson menyatakan, dia telah menyimpulkan bahwa tidak ada keimanan <br \/>nyang dapat memberikan banyak kedamaian jiwa sebagaimana keimanan <br \/>nkepada Allah. 2<br \/>n<br \/>nApa yang mendasari adanya hubungan antara keimanan dan jiwa raga <br \/>nmanusia ini? Kesimpulan yang dicapai oleh sang peneliti sekuler <br \/>nBenson adalah, dalam kata-katanya sendiri, bahwa jasmani dan ruhani <br \/>nmanusia telah dikendalikan untuk percaya kepada Allah. 3<br \/>n<br \/>nKenyataan ini, yang oleh dunia kedokteran pelan-pelan telah mulai <br \/>nditerima, adalah sebuah rahasia yang dinyatakan dalam Al Qur'an <br \/>ndengan kalimat ini &quot;...Hanya dengan mengingat Allah hati menjadi <br \/>ntenteram.&quot; (QS. Ar Ra'd, 13:28). Alasan mengapa orang-orang yang <br \/>nberiman kepada Allah, yang berdoa dan berharap kepada-Nya, lebih <br \/>nsehat secara ruhani dan jasmani adalah karena mereka berperilaku <br \/>nsesuai dengan tujuan penciptaan mereka. Filsafat dan sistem yang <br \/>ntidak selaras dengan penciptaan manusia selalu mengarah pada <br \/>npenderitaan dan ketidakbahagiaan. <br \/>n<br \/>nKedokteran modern sekarang sedang mengarah menuju pemahaman tentang <br \/>nkebenaran ini. Seperti kata Patrick Glynn: &quot;Penelitian ilmiah di <br \/>nbidang psikologi selama lebih dari 24 tahun silam telah menunjukkan <br \/>nbahwa, ... keyakinan agama adalah satu di antara sejumlah kaitan <br \/>npaling serasi dari keseluruhan kesehatan jiwa dan kebahagiaan.&quot; 4<br \/>n<br \/>nsumber: Harun <a hrefu003d\"http:\/\/Yahya.com\" targetu003d\"_blank\" onclicku003d\"return top.js.OpenExtLink(window,event,this)\">Yahya.com<\/a><br \/>n<br \/>n<\/p>\n\nn    <\/div>\n\n  nn    n    <span widthu003d\"1\" styleu003d\"color:white\">\",1] );  \/\/--> hubungan antara keyakinan agama dan kesehatan jasmani yang dilakukan <br \/> oleh Dr. Herbert Benson dari Fakultas Kedokteran Harvard telah <br \/> menghasilkan kesimpulan yang mencengangkan di bidang ini. Walaupun <br \/> bukan seorang yang beragama, Dr. Benson telah menyimpulkan bahwa <br \/> ibadah dan keimanan kepada Allah memiliki lebih banyak pengaruh baik <br \/> pada kesehatan manusia daripada keimanan kepada apa pun yang lain. <br \/> Benson menyatakan, dia telah menyimpulkan bahwa tidak ada keimanan <br \/> yang dapat memberikan banyak kedamaian jiwa sebagaimana keimanan <br \/> kepada Allah. 2<\/p>\n<p> Apa yang mendasari adanya hubungan antara keimanan dan jiwa raga <br \/> manusia ini? Kesimpulan yang dicapai oleh sang peneliti sekuler <br \/> Benson adalah, dalam kata-katanya sendiri, bahwa jasmani dan ruhani <br \/> manusia telah dikendalikan untuk percaya kepada Allah. 3<\/p>\n<p> Kenyataan ini, yang oleh dunia kedokteran pelan-pelan telah mulai <br \/> diterima, adalah sebuah rahasia yang dinyatakan dalam Al Qur&#39;an <br \/> dengan kalimat ini &quot;&#8230;Hanya dengan mengingat Allah hati menjadi <br \/> tenteram.&quot; (QS. Ar Ra&#39;d, 13:28). Alasan mengapa orang-orang yang <br \/> beriman kepada Allah, yang berdoa dan berharap kepada-Nya, lebih <br \/> sehat secara ruhani dan jasmani adalah karena mereka berperilaku <br \/> sesuai dengan tujuan penciptaan mereka. Filsafat dan sistem yang <br \/> tidak selaras dengan penciptaan manusia selalu mengarah pada <br \/> penderitaan dan ketidakbahagiaan. <\/p>\n<p> Kedokteran modern sekarang sedang mengarah menuju pemahaman tentang <br \/> kebenaran ini. Seperti kata Patrick Glynn: &quot;Penelitian ilmiah di <br \/> bidang psikologi selama lebih dari 24 tahun silam telah menunjukkan <br \/> bahwa, &#8230; keyakinan agama adalah satu di antara sejumlah kaitan <br \/> paling serasi dari keseluruhan kesehatan jiwa dan kebahagiaan.&quot; 4<\/p>\n<p> sumber: Harun <a href=\"http:\/\/yahya.com\/\" target=\"_blank\" onclick=\"return top.js.OpenExtLink(window,event,this)\">Yahya.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menurut penelitian oleh David B Larson dan timnya dari the American <br \/>  National Health Research Center [Pusat Penelitian Kesehatan Nasional <br \/>  Amerika], pembandingan antara orang Amerika yang taat dan yang tidak <br \/>  taat beragama telah menunjukkan hasil yang sangat mengejutkan. <br \/>  Sebagai contoh, dibandingkan mereka yang sedikit atau tidak memiliki <br \/>  keyakinan agama, orang yang taat beragama menderita penyakit jantung <br \/>  60% lebih sedikit, tingkat bunuh diri 100% lebih rendah, menderita <br \/>  tekanan darah tinggi dengan tingkat yang jauh lebih rendah, dan angka <br \/>  perbandingan ini adalah 7:1 di antara para perokok. 1<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6606,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout"},"categories":[120,127],"tags":[],"series":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2903"}],"collection":[{"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2903"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2903\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3414,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2903\/revisions\/3414"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6606"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2903"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2903"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2903"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/series?post=2903"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}