{"id":2864,"date":"2006-08-23T10:22:18","date_gmt":"2006-08-23T10:22:18","guid":{"rendered":"\/jangan_tidur_larut_malam\/"},"modified":"2012-03-08T23:49:09","modified_gmt":"2012-03-08T15:49:09","slug":"jangan_tidur_larut_malam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/jangan_tidur_larut_malam\/","title":{"rendered":"Jangan Tidur Larut Malam"},"content":{"rendered":"<p><em>Email ini bersumber satu email. Penulis dari Indonesia.<\/em><\/p>\n<p>Para&nbsp; dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia&nbsp; kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37&nbsp; tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati&nbsp; (SGOT,SGPT), tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui&nbsp; positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm!Selama ini\u00a0 hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks<br \/>\npemeriksaan\u00a0 fungsi hati (Liver Function Index). Mereka menganggap bila<br \/>\npemeriksaan\u00a0 menunjukkan hasil index yang normal berarti semua OK.<br \/>\nKesalahpahaman\u00a0 macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter<br \/>\nspesialis.\u00a0 Benar-benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan<br \/>\npengetahuan yang benar pada masyarakat umum,ternyata memiliki<br \/>\npengetahuan yang tidak benar. Pencegahan kanker hati harus dilakukan\u00a0 dengan<br \/>\ncara yang benar.<\/p>\n<p>Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini<br \/>\nmungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan.\u00a0 Tetapi\u00a0 ironisnya,ternyata<br \/>\ndokter yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan<br \/>\nyangsalah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa<br \/>\nkanker hati sulit untuk disembuhkan.<br \/>\nPenyebab utama kerusakan hati adalah :<br \/>\n1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab<br \/>\npaling\u00a0 utama<br \/>\n2. Pola makan yang terlalu berlebihan.<br \/>\n3. Tidak makan pagi.<br \/>\n4. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.<br \/>\n5. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat<br \/>\npewarna,pemanis buatan.<br \/>\n6.\u00a0 Minyak goreng yang tidak sehat! Sedapat mungkin kurangi penggunaan<br \/>\nminyak goreng saat menggoreng makanan hal ini juga\u00a0 berlaku meski<br \/>\nmenggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. Jangan<br \/>\nmengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat,\u00a0 kecuali<br \/>\ndalam\u00a0 kondisi tubuh yang fit.<br \/>\n7. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban<br \/>\nhati.\u00a0 Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3\/ 5 bagian. Sayur<br \/>\nyang\u00a0 digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan.<\/p>\n<p>Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya<br \/>\ntambahan. Cukup atur gaya\u00a0 hidup dan pola makanan sehari-hari. Perawatan<br \/>\ndari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat<br \/>\nmelakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai<br \/>\ndengan\u00a0 jadwalnya<\/p>\n<p>Sebab:<br \/>\n*. Malam hari pk 9 &#8211; 11: adalah pembuangan zat- zat tidak<br \/>\nberguna\/beracun<br \/>\n(de-toxin) di bagian\u00a0 sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama<br \/>\ndurasi<br \/>\nwaktu ini seharusnya dilalui dengan\u00a0 suasana tenang atau<br \/>\nmendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih\u00a0\u00a0 dalam kondisi<br \/>\nyang tidak<br \/>\nsantai\u00a0 seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar,<br \/>\nhal\u00a0 ini<br \/>\ndapat berdampak negatif bagi kesehatan.<\/p>\n<p>*.\u00a0 Malam hari pk 11 &#8211; dini Hari pk 1: saat proses de-toxin di bagian<br \/>\nhati,<br \/>\nharus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.<\/p>\n<p>*. Dini hari pk 1 &#8211; 3: proses de-toxin di bagian empedu, juga<br \/>\nberlangsung<br \/>\ndalam kondisi tidur.<\/p>\n<p>*. Dini hari pk 3 &#8211; 5: de-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan<br \/>\nterjadi<br \/>\nbatuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena<br \/>\nproses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka<br \/>\ntak<br \/>\nperlu minum obat\u00a0 batuk agar supaya tidak merintangi proses<br \/>\npembuangan<br \/>\nkotoran.<\/p>\n<p>*. Pagi pk 5 &#8211; 7: de-toxin di bagian usus besar, harus buang air di<br \/>\nkamar kecil.<\/p>\n<p>*. Pagi pk 7 &#8211; 9: waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil,<br \/>\nharus\u00a0 makan<br \/>\npagi. Bagi orang\u00a0 yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum<br \/>\npk 6:30.<br \/>\nMakan\u00a0 pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin<br \/>\nmenjaga<br \/>\nkesehatannya.<br \/>\nBagi mereka yang tidak makan\u00a0 pagi harap merubah kebiasaannya ini,<br \/>\nbahkan<br \/>\nmasih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak<br \/>\nmakan<br \/>\nsama sekali.<br \/>\nTidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan\u00a0 mengacaukan proses<br \/>\npembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu,dari tengah malam hingga<br \/>\npukul<br \/>\n4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk<br \/>\nmemproduksi\u00a0 darah<\/p>\n<p>Sebab itu, tidurlah yang nyenyak dan jangan begadang!!!!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Email ini bersumber satu email. Penulis dari Indonesia. Para&nbsp; dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia&nbsp; kedokteran karena<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6606,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout"},"categories":[120,127],"tags":[],"series":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2864"}],"collection":[{"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2864"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2864\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4908,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2864\/revisions\/4908"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6606"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2864"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2864"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2864"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/membinalegasi.com\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/series?post=2864"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}